Akhirnya, Pemerintah Menerima Bantuan Luar Negeri untuk Mengatasi Krisis Kabut Asap

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Akhirnya, Pemerintah Menerima Bantuan Luar Negeri untuk Mengatasi Krisis Kabut Asap




Setelah berbulan-bulan enggan menerima bantuan luar negeri, akhirnya pemerintah menyatakan bahwa kini mereka bersedia menerima bantuan dari negara-negara asing untuk memadamkan amukan api kebakaran hutan.

Medan, Jelasberita.com | Setelah berbulan-bulan enggan menerima bantuan luar negeri, akhirnya pemerintah menyatakan bahwa kini mereka bersedia menerima bantuan dari negara-negara asing untuk memadamkan amukan api kebakaran hutan dan lahan gambut yang menyebabkan kabut asap tebal ke hampir seluruh wilayah Asia Tenggara.

Sebelumnya, pemerintah beberapa kali menolak tawaran bantuan yang ingin diberikan oleh Singapura atas dasar sumber daya yang dirasa masih cukup untuk menangani kebakaran hutan dan lahan gambut tersebut.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, kini Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi telah berbicara dengan sesama Menteri Luar Negeri beberapa negara, seperti Singapura, Malaysia, Rusia, Cina dan Australia untuk membahas mengenai kerjasama dalam mengatasi titik api.

Masih menurut penjelasan, Arrmanatha, menteri luar negeri dari lima negara tersebut, telah mengindikasikan sikap bahwa mereka siap untuk membantu dan langkah berikutnya adalah mengenai bagaimana cara memilih mekanisme yang tepat, contohnya seperti apakah kerjasama tersebut akan berupa teknis atau keuangan.




Sambil menunggu bantuan dari beberapa negara tersebut, hingga kini pihak berwenang telah meningkatkan upaya mereka untuk memadamkan api.

“Setidaknya ada sekitar 65 juta liter air telah disiramkan di lima provinsi yang wilayah hutannya terbakar dan 250 ton garam telah digunakan untuk memodifikasi cuaca,” ungkapnya.

Dan menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 22.146 personil militer dan polisi, dan petugas dari instansi terkait, telah dikerahkan untuk memadamkan amukan kebakaran hutan di enam provinsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.