Jokowi Pertimbangkan untuk Memerintahkan Jaksa Menghentikan Proses Investigasi Bambang Widjojanto

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Jokowi Pertimbangkan untuk Memerintahkan Jaksa Menghentikan Proses Investigasi Bambang Widjojanto
Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ia akan mempertimbangkan memerintahkan jaksa untuk menghentikan proses investigasi komisaris non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jakarta, Jelasberita.com | Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ia akan mempertimbangkan memerintahkan jaksa untuk menghentikan proses investigasi komisaris non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang dituduh menuntut saksi untuk memalsukan kesaksian dalam kasus sengketa pilkada pada tahun 2010 di Kalimantan Tengah.

“Saya serius akan mempertimbangkan hal itu,” kata Jokowi di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu sebagai tanggapan akan permintaan sejumlah sarjana hukum untuk menghentikan penyelidikan terhadap Bambang. Para sarjana tersebut percaya bahwa tidak ada alasan yang kuat untuk melanjutkan kasus ini.




Polri menyerahkan berkas kasus Bambang ke Kejaksaan Agung (Kejagung), bulan lalu. Pada, Jumat lalu, Jaksa Agung M. Prasetyo mengatakan bahwa (Kejagung) akan terus menuntut Bambang atas tuduhan kesaksian palsu. Prasetyo mengatakan bahwa Kejagung tidak bisa begitu saja menghentikan kasus Bambang.

Bambang ditangkap pada bulan Januari yang lalu, ketika ia sedang dalam perjalanan pulang setelah mengantar anaknya ke sekolah. Dalam kasus sengketa pemilu Kotawaringin, polisi menuduh Bambang telah melanggar Pasal 242 KUHP dengan tuduhan memerintahkan saksi untuk hadir dan memberikan kesaksian palsu.

Penangkapan itu terjadi setelah KPK menetapkan calon polisi Komisaris. Jenderal Budi Gunawan sebagai tersangka dalam kasus suap. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemudian membatalkan status tersangka Budi Gunawan, da kini, ia telah menjadi Wakil Kapolri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.