Mahasiswa Universitas Pancasila Tawuran Anarki

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via https://twitter.com/TMCPoldaMetro
Image via https://twitter.com/TMCPoldaMetro

Jakarta, Jelasberita.com | Untuk mengantisipasi akan ada bentrokan susulan ratusan Kepolisian dari Polres Jakarta Selatan, Polsek Jagakarsa serta Polda Metro Jaya tampak berjaga-jaga.Tawuran antara mahasiswa fakultas tekhnik dan hukum Universitas Pancasila telah menghancurkan beberapa ruangan dan fasilitas kampus.

Masih belum diketahui penyebab aksi tawuran tersebut. Namun, terdapat satu mobil yang terparkir di halaman kampus ikut dibakar. Dari informasi yang didapat, bahwa mobil yang dibakar ialah Kijang Innova warna hitam. Belum diketahui mobil tersebut milik siapa.




Seperti diketahui, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (07/10/2015) hingga Kamis dini hari dengan melakukan tawuran anarki yang menyebabkan terbakarnya sebuah mobil. Pihak kepolisian masih berada di lokasi kejadian untuk mengamankan dan menyelidiki penyebab tawuran tersebut.

Menurut Suratman, Kapolres Jaksel Kombes Pol Wahyu Hadiningrat langsung ikut terjun ke lokasi melakukan pengamanan dan sempat berhasil meredam aksi tersebut. Namun pada pukul 1.25 WIB, Kamis dini hari, tawuran kembali terjadi, hingga pihak kepolisian akhirnya menambah satu kompi pasukan dengan total personel di lokasi kejadian sebanyak 250 orang.

Kondisi wilayah Lenteng Agung masih ditetapkan siaga satu oleh Kepolisian. Bahkan, pihak kepolisian menerjunkan tim Brimob antihuru hara guna menjaga sekitar kampus Universitas Pancasila.

Beberapa mahasiswa telah diamankan di Mapolsek Jagakarsa, dan masih sedang diinterogasi. Namun belum diketahui penyebab awal tawuran anarki ini bisa terjadi, dalam tawuran ini tidak ada korban jiwa.




Suratman mengingatkan aksi tawuran/perkelahian massal adalah kegiatan melanggar hukum Pasal 170 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 Tahun.

Akibat penjagaan Kepolisian terhadap Universitas Pancasila membuat arus lalu lintas menuju Depok dari arah Pancoran cukup tersendat. Kepadatan arus lalu lintas sudah terlihat hingga Tanjung Barat. Begitu pula dengan arah sebaliknya dari Depok menuju Pancoran juga tersendat. Terlihat  bekas pecahan batu berserakan di area Universitas Pancasila. Kemacetan ini juga diakibatkan oleh beberapa pengendara kendaraan bermotor yang berhenti dan penasaran ingin melihat kondisi Universitas Pancasila. (Alex)

Leave a Reply

Your email address will not be published.