3 Regulasi Untuk Memajukan Pariwisata Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via sapantb.wordpress.com
Image via sapantb.wordpress.com

Jakarta, Jelasberita.com | Indonesia memiliki ragam wisata yang indah, namun perlu usaha maksimal untuk menarik minat wisatawan baik lokal maupun internasional. Usaha keras untuk memajukan pariwisata Indonesia butuh dilakukan hingga regulasi yang baik.

Menpar Arief Yahya mengemukanan tentang tiga regulasi baru saat jumpa pers Festival Bahari Raja Ampat di lantai 16, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta. Tiga regulasi itu terkait dengan bebas visa, regulasi CAIT untuk masuk Yacht, serta untuk kapal pesiar.




Regulasi yang pertama Perpres No 104/2015 tentang bebas visa, Perpres tentang bebas visa tahap kedua yang belum lama ditandatangi Presiden Jokowi memang membebaskan visa kunjungan untuk wisman dari 75 negara. Namun masih kalah jauh dari Malaysia (144 negara). Hal tersebut diharapkan Menpar dapat meningkatkan jumlah wisatawan dan untuk mencapai target jumlah wisman tahun ini sebanyak 12 juta.

Menurut Arief, pembebasan visa masuk ke Indonesia ini mengikuti kebijakan sejumlah negara yang sudah sukses melakukannya. Misalnya Malaysia yang telah membebaskan visa masuk untuk 144 negara dan Thailand dengan 56 negara bebas visa.

Negara yang akan dibebaskan kewajiban visanya adalah sebagian besar dari Eropa, beberapa dari Amerika, dan yang lainnya dari Asia dan Timur Tengah. Pembebasan visa belum diberikan untuk Australia. Alasannya, negara itu juga memberlakukan kewajiban visa bagi warga Indonesia.

Regulasi kedua perahu wisata (yacht) atau kapal pesiar, sebelumnya, yacht yang ingin masuk ke Indonesia diharuskan mengurus izin masuk Clearance Approval for Indonesian Territory (CAIT) yang memakan waktu selama dua minggu. Menpar pun telah mempersingkat upaya pengurusan CAIT dari yang tadinya dua minggu menjadi 1 jam saja, seperti yang telah dipraktekkan oleh negara tetangga.




Regulasi ketiga peraturan tentang sabotage, untuk cruise, asas sabotage adalah sebuah cruise asing yang berkapasitas besar tidak diizinkan untuk menaikan penumpang di wilayah laut Indonesia. Regulasi ketiga tersebut nantinya akan mengizinkan cruise untuk menaikan penumpang di Indonesia.

Sebelumnya, wisnus hanya dapat menaiki cruise dari negara tetangga terdekat seperti Singapura. Namun dengan berlakunya regulasi ketiga tersebut, diharapkan wisata bahari di Indonesia akan semakin berkembang. (Alex)

Leave a Reply

Your email address will not be published.