Mateo Kovacic Akhirnya meninggalkan Inter Milan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via rodabola.com
Image via rodabola.com

Zagreb, Jelasberita.com | Mateo Kovacic telah meninggalkan Inter Milan untuk bergabung dengan Real Madrid. Perasaan pesepak bola berusia 21 tahun ini mengaku bahwa dirinya lega setelah meninggalkan Inter Milan. Kovacic turut mengkritisi hubungannya dengan eks pelatihnya di Inter, Roberto Mancini. Namun Kovacic mendoakan agar mantan klubnya, Inter, kembali menjadi tim juara.

Pemain gelandang kelahiran Linz, Austria, tersebut mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Inter. Sejak didatangkan dari Dinamo Zagreb pada tahun 2013 dengan harga 11 juta euro setelah dua setengah tahun kariernya bersama Nerazzurri.




Kovacic menyelesaikan kesepakatan kontrak enam tahun bersama Los Blancos dengan nilai transfer 35 juta euro. Selama berseragam ‘biru-hitam’, Kovacic mencetak delapan gol (dibuat hanya pada musim 2014-15) selama nyaris 100 penampilan.

Pemain Kroasia terbaik tahun 2011 ini menuturkan bahwa ia sedih dan tidak dapat berkata apa-apa, tapi ini merupakan kesempatan besar. Ia sangat berterima kasih kepada seluruh penggemar, klub, dan tim yang telah sangat membantu.

Menurut Kovacic, kepindahannya ke Inter Milan itu adalah saat-saat penting dalam kariernya. “Momen paling bahagia adalah ketika saya menandatangani kontrak saya di Inter, karena kepercayaan Inter kepada Anda ketika Anda dalam usia muda sangatlah penting.”
Mengenakan nomor 10 menjadi penanda bagaimana Kovacic dipercaya sebagai gelandang pengatur serangan. Namun, dengan kemampuannya memberikan umpan-umpan akurat, Kovacic sendiri bisa ditempatkan lebih dalam seperti halnya Andrea Pirlo atau Xabi Alonso.

Kovacic tetap percaya bahwa Inter bisa menjalani musim baru dengan kesuksesan meskipun bermain tanpa kehadirannya.




Musim kemarin, Inter Milan hanya finish di peringkat delapan klasemen Serie A bersama pelatih Roberto Mancini. Menghadapi musim baru tim yang berjuluk Nerazzurri itu memang melakukan perbaikan skuat dengan membeli sejumlah pemain di bursa transfer musim panas ini. Namun, klub kota Milan tersebut juga kehilangan pemain bintangnya, Kovacic.

Kovacic sudah membuat sembilan penampilan di semua kompetisi, yang sebagian besar dimulai dari bangkucadangan. Namun demikian, Kovacic lebih bahagia di klubnya sekarang.

“Aku merasa terhormat bermain untuk Inter, tapi tidak diragukan bahwa Real Madrid adalah level yang lebih tinggi,” kata Kovacic kepada Sportske Novosti sebagaimana dikutip Football Italia. “Di Italia, banyak latihannya terasa sangat membosankan dan terkadang Anda sama sekali tidak menggunakan bola.”

“Aku tidak punya penilaian dengan Mancini, baik positif maupun negatif. Aku tidak yakin dia menginginkanku di skuatnya. Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan saat aku pergi. Ketika aku hengkang, Mancini bilang dia kecewa tapi terus terang kapanpun aku berada di skuat aku tidak pernah mendapatkan sensasi itu.”

Kovacic tak sabar untuk segera bergabung dan terutama bermain dengan rekan senegaranya, Luka Modric.

Kovacic masuk dalam tim nasional Kroasia untuk mempersiapkan pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Bulgaria. (Alex)

Leave a Reply

Your email address will not be published.