Dua Anak di Bawah Umur Nyuri Buat Main Fesbuk

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




tersangka

Medan, Jelasberita.com | Dua anak di bawah umur, yakni MY (16) dan BK (16) ditetapkan polisi sebagai tersangka atas kasus pencurian di rumah, Johannes Sianturi (65), seorang wiraswasta, warga Jalan Datuk Kabu Gang  Ksatria 3, Tembung, Percut Sei Tuan, Sabtu (3/10). Keduanya ditangkap beberapa jam setelah mencuri di rumah korban pada Jumat (2/10).







Atas pencurian itu, korban kehilangan satu unit tabung gas 3 kilo, satu buah kotak musik, dua unit handphone Samsung dan I Cherry, tiga ekor ayam dan uang tunai Ro 500 ribu.

Ketika diwawancarai, tersangka BK menepis tuduhan keterlibatannya dalam aksi pencurian tersebut. Tapi ia mengaku berperan menjual ayam curian tersebut. “Aku cuma bantu jual ayamnya. Aku nggak tau kalau dia (MY-red) itu maling,” tuturnya.

Sedangkan MY mengakui perbuatannya. Dan ia juga mengakui mencuri semua barang tersebut pada Jumat pukul 2 dini hari saat seluruh penghuni rumah tengah pulas tertidur. MY beraksi sendirian. “Saya mencuri buat main internet. Supaya bisa  fesbukan,” ujarnya.

Aksinya terungkap  ketika warga memergoki MY mengantongi kotak handphone Samsung milik korban saat pelaku duduk di sebuah warung. Warga tersebut segera mengabari ke korban. Lalu keluarga korban menangkap MY serta BK. Keduanya kemudian diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan untuk diperiksa. Saat ini kedua tersangka masih diperiksa di ruang penyidik.




Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Luhut B Sihombing mengungkapkan, karena masih di bawah umur, kedua pelaku tidak dikenakan sanksi Pasal 363 KUHP tentang pencurian, tetapi mereka diupayakan akan dipulangkan dan wajib lapor. Hal ini dilakukan setelah mediasi dengan keluarga korban. “Tetapi jika keluarga korban tidak setuju, maka kasusnya tetap diproses,” ungkapnya. (Rama)

Leave a Reply

Your email address will not be published.