Hilang Kontak dengan Pesawat Aviastar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via beritasatu.com
Image via beritasatu.com

Jakarta, Jelasberita.com | Hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar sekitar 11 menit setelah take off, pada kontak Jumat (2/10) kemarin, masih dalam tahap pencarian dan masih belum diketahui apa penyebabnya. Diduga pesawat hilang kontak di antara daerah Kabupaten Luwu Utara atau Kabupaten Palopol.

Pihak Aviastar memastikan pesawat yang hilang laik terbang. GM Manajer Komersial PT Aviastar, Petrus Budi Prasetyo di Kantornya, Kalimalang, Jakarta Timur, menjelaskan bahwa pesawat itu dibeli sesuai prosedur dan sudah disetujui oleh Kementerian Perhubungan. Pesawat ini masuk jajaran Aviastar pada Januari 2014.




Petrus juga menambahkan bahwa pesawat ini dari Airline Papua Nugini sudah di maintenance ulang. Tidak ada keluhan yang signifikan dari pesawat ini. Pesawat Aviastar yang hilang kontak tersebut termasuk cukup muda usianya. Pesawat itu buatan tahun 1981. Dibandingkan dengan pesawat lain yang (buatan) tahun 1968, 1977.

Untuk pencarian kapal, berdasarkan informasi sinyal HP pilot berasal dari rekan-rekan Petrus di Basarnas. Basarnas kini memimpin evakuasi pesawat melalui jalur udara dan darat di berbagai penjuru Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Bila HP dinyalakan dengan flight mode tidak mengganggu penerbangan. Bahkan dengan fitur itu HP bisa memancarkan gelombang radio dan sinyal akan terlacak. Berbeda dengan zaman dulu HP dapat mengganggu penerbangan jika dinyalakan. HP sekarang memiliki fitur flight mode yakni fitur yang akan mematikan fungsi ponsel yang utama, seperti menelepon, SMS dan internet.

Untuk cuaca sepanjang perjalanan penerbangan kemarin, berdasarkan laporan dari BMKG, cuaca cukup baik. Pesasawat rata-rata terbang di ketinggian delapan ribu kaki, dimana rute ini cukup aman. Penyebab hilangnya pesawat masih dalam penyelidikan.




Keluarga Muh Natsir Lawa (56) masih berharap-harap cemas. Mereka belum mendapatkan informasi apapun terkait keberadaan pesawat Aviastar yang ditumpangi Natsir dan hilang kontak dalam perjalanan dari Masamba, Luwu ke Makassar. Natsir mengabdi di PT Angkasa Pura sejak sejak tahun 1980. Setahun terakhir, bapak 2 putra dan 1 putri ini menjabat sebagai Kepala Bandara. Ia rutin pulang ke Makassar seminggu sekali.

Istri Natsir, Tumina (50), mengaku suaminya sempat menghubungi via telepon pada Rabu (30/9) lalu. Natsir menyebutkan akan ke Jakarta untuk rapat pada Senin nanti. Tapi sebelumnya, ia akan pulang dulu. Istri Natsir berharap pesawat dan penumpangnya ditemukan dalam keadaan selamat. Ia mengucapkan terima kasih pada tim evakuasi yang sangat serius membantu proses pencarian pesawat. (Alex)

Leave a Reply

Your email address will not be published.