Pasang Atribut TNI Pada Kendaraan Tanpa Izin Akan Ditindak

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Image via poskotanews.com
Image via poskotanews.com

Jakarta, Jelasberita.com | Selama ini banyak dijalan raya kita mendapati mobil atau motor sipil menempel stiker TNI di pelatnya. Hal ini dilakukan dengan secara sengaja dengan berbagai tujuan. Mulai dari gaya-gayaan sampai biar aman dari penilangan polisi.

TNI melakukan penertiban kendaraan sipil yang Pasang Atribut TNI Pada Kendaraan Tanpa Izin serta kendaraan mewah yang memakai pelat TNI juga akan dirazia. Tidak sedikit yang menyalahgunakan stiker dan pelat TNI. TNI bergerak untuk merespons aduan masyarakat.




Razia ini telah diperintahkan oleh KSAD Jenderal Mulyono. Siapa yang memakai stiker TNI langsung ‘disemprit’. Razia dilakukan pada pagi hari, sekitar 30 menit di Jl Proklamasi, Selasa (29/9/2015).

Terdapat belasan motor dan beberapa mobil yang kena razia. Menurut keterangan Wandan POMDAM Jaya Letko CPM Guntur, paling banyak penyalahgunaan atribut stiker biar disegani, disalahgunakan, untuk menakuti polisi.

Guntur menegaskan kalau memang mobil mewah tidak sesuai peruntukan, akan langsung periksa dari segi surat izin kepemilikan dan registrasi, jika tidak sesuai langsung ditindak.

Beberapa pemilik kendaraan yang terjaring razia stiker TNI tidak mau berkomentar. Mereka lebih memilih segera mencopot stiker yang dipasang. Ada juga seorang pemotor yang memasang sengaja memasang stiker. Tujuannya agar biar lebih keren. “Buat gaya-gayaan saja mas. Ini memang sengaja beli, biar aman pasang ini,” urai seorang pemotor yang langsung pergi setelah mencopot stiker.




Saat ini jajaran Polisi Militer TNI AD memang sedang menggalakkan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan atribut TNI. Razia dilakukan dengan cara preventif. Artinya baru hanya berupa imbauan. Pengendara akan diminta mencopot sendiri atribut TNI di kendaraan sipilnya.

Salah satu penyebab maraknya kendaraan sipil menggunakan pelat militer adalah bantuan pertemanan dari anggota TNI. Misalnya minta pertolongan teman dekat anggota TNI dibuatkan pelat mobil TNI, karena daerahnya tidak aman.

Terlebih lagi, akibat maraknya begal, banyak orang yang merasa lebih aman jika menggunakan nomor pelat identitas militer. Itu termasuk kendaraan sipil atau non-dinas anggota TNI. Memang beberapa personel ada yang sengaja memasang pelat dinas TNI di kendaraan pribadinya.

Terdapat mobil Porsche menggunakan pelat militer dengan kode registrasi Kopassus. Saat ditelusuri, pelat tersebut tidak terdaftar. Korps baret merah dan jajaran Pom TNI AD juga tengah memburu Porsche hitam jenis Cayenne itu.

Memang kendaraan langsung bisa dibawa pulang jika dalam razia dapat menunjukkan surat-surat berkendara yang resmi. Namun jika tidak memiliki surat-surat maka kendaraan akan ditahan.

Sebuah mobil Volkswagen (VW) jenis Touareg juga tertangkap kamera memakai pelat nomor TNI AU palsu. Jajaran TNI AU memastikan kendaraan dengan nomor registrasi 2402-00 tersebut bukan mobil dinas mereka. (Alex)

Leave a Reply

Your email address will not be published.