Sejak Awal 2015, Puluhan Ribu Buruh Jadi Korban PHK

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Sejak Awal 2015, Puluhan Ribu Buruh Jadi Korban PHK
Berdasarkan data yang dimiliki oleh Departemen Tenaga Kerja, sejak awal tahun ini, ada lebih dari 40.000 buruh yang menjadi korban PHK, dan ribuan buruh lainnya..

Jakarta, Jelasberita.com | Berdasarkan data yang dimiliki oleh Departemen Tenaga Kerja, sejak awal tahun ini, ada lebih dari 40.000 buruh yang menjadi korban PHK, dan ribuan buruh lainnya terancam akan mengalami nasib yang sama.

“Sekitar 6.496 pekerja sedang terancam di-PHK,” ungkap Sahat Sinurat selaku Kepala Divisi Hubungan Industrial dan Sengketa Tenaga Kerja, seperti yang dikutip dari kantor berita Antara. Ia juga menambahkan bahwa jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar. “Ini adalah angka yang dilaporkan ke lembaga tenaga kerja,” kata Sahat.




PHK terjadi di beberapa sektor yang menyerap banyak pekerja seperti sektor pertambangan, garmen, sepatu, elektronik dan batubara di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.

Selain perlambatan ekonomi negara yang sedang terjadi saat ini, PHK juga terjadi karena kekurangan permintaan yang datang ke perusahaan dan juga karena kurangnya efisiensi dari perusahaan itu sendiri.

Saat ini ada beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah dengan cara mengeluarkan surat edaran yang berkaitan dengan terjadinya PHK besar-besaran. Surat edaran tersebut mencakup langkah-langkah yang dapat diambil oleh perusahaan sebelum memutuskan untuk melakukan PHK, contohnya seperti menurunkan upah dan fasilitas karyawan di tingkat atas, penurunan shift, membatasi atau menghapus kerja lembur hingga mengurangi jam kerja.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.