Desa Bangun Purba Tuntut Perluasan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Desa Bangun Purba Tuntut Perluasan

Medan, Jelasberita.com | Bangun purba merupakan salah satu  kota tua yang terdapat di Kabupaten Deli Serdang. Bahkan Kota ini sudah terdapat sejak tahun 1916. Namun nyatanya, Dibandingkan dengan ibu kota kecamatan- kecamatan lainnya, usia yang hampir genap 1 (satu) abad itu menyisakan permasalahan fundamental serius salah satu diantaranya adalah masalah pemukiman penduduk. Hal ini mengemuka saat acara dialog yang diadakan, Sabtu 19 September 2015 di Kompleks Aula Madrasah Alwashliyah Bangun Purba, Pukul 20.30 Wib yang juga dihadiri oleh tiga Anggota DPRD Dapil V yaitu Mikhail T.P Purba, S.H, Ir. Moh. Darbani Dalimunthe dan Muhammad Yusuf Ketaren.




Bahagia Saragih menegaskan hal ini. “ Kota Bangun Purba sudah ada sejak 1916 bahkan akan memasuki usia 100 tahun. Saat itu Bangun Purba menjadi pusat Pemerintahan Serdang Hulu dan dulunya tempat Kantor Wedana. Namun, tingkat kemajuan Bangun Purba sangat jauh dibawah kota kecamatan lainnya termasuk salah satunya dalam keadaan pemukiman penduduk. Hal inilah yang mendorong bagi kami untuk menuntut perhatian pemerintah dalam memberikan perluasannya,” Jelasnya ketika diwawancarai Tim Jelas Berita.

Bahagia Saragih, M.Hum yang juga selaku ketua Panitia yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Perluasan Bangun Purba ini menambahkan, “ Bangun Purba sulit berkembang. Kenapa, Karena Bangun Purba dikelilingi oleh Perusahaan- Perusahaan. Bahkan 2/3 Wilayah Bangun Purba adalah PT KAI. Jika perluasaan ini tidak kita mohonkan, dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan yang ada maka akan menimbulkan masalah atau konflik  sosial di masyarakat,” tegasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Sutrisno salah satu Masyarakat Bangun Purba. “ Kami ini Pak ibarat hidup segan mati tak mau. Kalau kami nanti digusur, maka kami akan menginap kantor DPRD. Padahal permasalahan ini sudah lama kita usulkan pak. Tapi nyatanya hingga sekarang tidak jadi- jadi. Kami berjuang mengenai hal ini sejak Tahun 2002,”  yang disambut tepukan tangan dan sahutan dari ratusan warga yang hadir dalam acara tersebut.

Menanggapi antusiasme warga tersebut, Para Anggota Dewan secara tegas menyatakan dukungan. “ Kita akan akan berjuang. Hal ini akan kita coba masukkan dalam Rencana Tata Ruang Deli Serdang yang Alhamdulillah saat ini rancangan Perda-nya sedang dikerjakan. Kami dari Anggota DPRD yang merupakan wakil representasi rakyat akan berusaha. Kami pikirkan inilah momentum yang tepat,” Ucap Ir. Mikhail T.P Purba dengan tegas.




Ketika ditanya oleh Tim Jelas Berita mengenai upaya yang dilakukan para Anggota Dewan dalam memenuhi harapan rakyat tersebut, Ir. Darbani Dalimunthe menjawab secara normatif. “ Kami tetap akan berjuang. Saat ini kami dalam masa reses untuk menyerap aspirasi rakyat. Aspirasi ini akan kami perjuangkan dengan mekanisme atau prosedur yang ada. Sekalipun nantinya dalam Pembahasannya di DPRD banyak kepentingan akan mengemuka, pada saat inilah sesungguhnya kita harus memilah- milah dan harus tahu dimana anggota DPRD bekerjasama nantinya. Terlebih saat ini, Kami dalam masa reses sehingga hasil aspirasi dari dapil ini akan kami buatkan dalam bentuk berita acara dan akan kita serahkan nantinya. Tapi dalam persoalan ini berkaitan dengan regulasi dan investasi sehingga tidak bisa modal aspirasi dan ngotot- saja melainkan butuhkan sinkronisasi. Kami selaku anggota DPRD akan berjuang sekuat tenaga,” Jelas beliau Anggota yang  duduk di Baleg (Baperda).

Selain itu, Para Anggota Dewan yang terpilih dari Dapil V ini juga mengharapkan soliditas dan dukungan dari rakyat sehingga nantinya jika permohonan ini direalisasikan tidak menimbulkan permasalahan. “ Berkaca dari pengalaman- pengalaman kami sebelumnya yang berjuang untuk pembebasan lahan biasanya setelah berhasil jika berjuang, tanah- tanahnya dibagi- bagi kepada orang- orang tertentu sehingga tidak kurang sasaran. Termasuk juga peran penting Kepala Desa.”

Menanggapi kekhawatiran ini, Bahagia Saragih, M.Hum selaku Ketua Panitia Forum Perluasan Bangun Purba yang juga merupakan Dosen Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) menjawab dengan tegas. “ Kami terlebih dahulu sudah melakukan pendataan. Sebelumnya sudah kita siapa yang akan berhak mendapat perluasan itu. Nama- nama sudah penerima itu nantinya sudah tidak bisa digugat lagi bahkan sudah kita sampaikan ke Kantor Bupati dan sudah kita verifikasi,” tegasnya menjawab kekhwatiran tersebut.

Dengan adanya dukungan dari Para Anggota Dewan ini menumbuhkan semangat optimisme yang kuat akan dipenuhinya perluasan ini. “ Kami sejak dari Awal sudah optimis sudah pasti dikabulkan. Bermohon sangat wajar. 100 % kami Optimis,” tutupnya. (Toba Sastrawan Manik)

Leave a Reply

Your email address will not be published.