Bahan Bangunan Impor Naik Hingga 15%

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Pelabuhan-Tanjung-Priok
Medan, Jelasberita.com | Pelemahan rupiah kini telah membuat bahan bangunan, khususnya barang yang diimpor naik signifikan hingga 15 persen. Bahan bangunan tersebut misalnya paku, pipa, stainles steel, kabel, keramik, besi, seng, dan sebagainya. Kenaikan ini pun berimbas signifikan terhadap biaya pembangunan.
Olai, pemilik usaha Panglong MM mengemukakan, kenaikan bahan-bahan tersebut berlangsung sejak bulan ini. Meskipun naik, minat masyarakat maupun pengusaha tetap tinggi untuk membangun. Hal ini terbukti dari transaksi pembelian bahan-bahan bangunan dan maraknya masyarakat yang sedang membangun.
“Memang naik, tapi minat masyarakat untuk membangun masih tinggi. Pembelian di kami lancar. Saya gak tahu apakah memang masyarakat sudah menabungnya dari dulu jadi sekarang ini memang sudah waktunya untuk membangun sehingga belum terlihat pengaruhnya terhadap pembelian. Tapi bagi para pengembang ini tentu berat” ujarnya kepada Jelasberita.com, Rabu (16/9).
Harga seng yang biasanya berkisar di Rp.980ribu naik menjadi Rp.1.020.000 per kodi. Harga paku yang biasanya Rp.12ribu naik menjadi Rp.13,5ribu (ti).

Leave a Reply

Your email address will not be published.