Sopir Taksi Blue Bird Dirampok Begal Bersenpi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




polsek sunggalMedan, Jelasberita.com | Heriandi (50), seorang supir taksi Blue Bird melapor ke Polsek Sunggal, Minggu (13/9) terkait perampokan yang dialaminya di Jalan Megawati. Perampokan itu berawal ketika seorang pria dari Jalan Sisingamangaraja, persis di depan kantor bus Paradep menyetop taksinya untuk menumpang naik. “Dia (pelaku) menaiki taksi temanku (Daud) lalu dipindahkan ke taksi saya,” terang korban yang merupakan warga Komplek Bali Indah Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Sunggal.

Lebih lanjut korban menerangkan, pelaku naik dari parkiran Hotel Grand Serella dan minta diantar ke Binjai. Tak ada yang berbeda dengan tindak-tanduk pelaku. Korban bahkan di ajak bercengkrama saat taksi melaju. Namun dua kali pelaku meminta korban agar membelokkan taksinya untuk melintasi Jalan Megawati dengan alasan ada keluarganya yang hendak dijemput.




Lantaran sampai dua kali harus memutar tanpa ada keluarga penumpangnya yang dijemput, korban mulai menaruh curiga. Nmaun pelaku meinta agar korban menepikan taksi dengan alasan ingin memetik bunga untuk dibawa ke rumah karena papannya meninggal. Persis di dekat persimpangan Jalan Gatot Subroto, pelaku tiba-tibamengeluarkan sebuah senjata api lalu ditodongkan ke kepala korban. “Dikeluarkannya pistol dari belakang lalu ditodong ke kepalaku. Ia memerasku Rp 520 ribu. Argo 220 ribu juga tidak dibayarnya,” beber korban.

Korban mengaku sempat memelas dan memohon agar uangnya dikembalikan demi kebutuhan anak-anaknya. Pelaku hanya mengembalikan Rp 5 ribu rupiah. Pelaku lalu keluar dari taksi itu. Sejurus kemudian korban langsung tancap gas menyelamatkan diri. Korban lalu emnelpon Daud, temannya sopir taksi yang tadi memindahkan pelaku ke taksinya. “Daud, penumpang yang tadikamu geser ternyata perampok,” ujar korban via telepon.

Daud yang merasa bersalah segera meluncur dari Hotel Saka, di Jalan Ring Road. Saat melintas di Jalan Megawati, Daud berpapasan dnegna pelaku. Daud pun menuduh pelaku sembari melontarkan tanya, “Hei, kau rampok kawanku tadi ya?” Namun pelaku malah berlari mengejar Daud sembari meletuskan senjata tiga kali. Daud tancap gas. “Untung gak kena,” ujar Daud.

Namun sebelum ditembaki oleh pelaku, Daud telah menekan tombol emergency yang diberitahukannya ke kantor Blue Bird, Dan kantornya memberitahukan kepada unit terdekat untuk memberikan bantuan. Namun pelaku sudah duluan kabur sebelum petugas datang. Setelah itu, kedua sopir taksi itu kembali ke pangkalan di Jalan Kapten Muslim.




Sementara itu pihak kepolisian melalui Kapolsek Sunggal, Kompol Harry Azhar ketika dihubungi belum menjawab telepon. Juga Kanit Reskrimnya, Iptu Nur Istiono belum bisa dikonfirmasi. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.