Bocah Enam Tahun Ditelantarkan di Pangkalan Angkot

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Bocah terlantar bernama, Azis.Medan, Jelasberita.com | Seorang bocah laki-laki 6 tahun telantar di pangkalan angkutan kota, Ultra 02 di Jalan Gardu PLN, Dusun 7, Desa Sei Rotan, Sabtu (29/8).

Bocah itu berciri-ciri, rambut lurus pirang dan pada awal ditemukan mengenakan baju kaos kuning dengan celana panjang merek Lea warna biru. Wajahnya kumal. Warga yang kasihan kemudian melaporkan keberadaan anak itu ke Kepala Dusun (Kadus) setempat, lantaran korban tak mau menerangkan alamatnya.







Dari laporan warga, Kadus Dusun 7, Abdi Suhartono kemudian membawa anak tersebut ke rumahnya dan mencoba mencari tau identitasnya. Sang Kadus terlebih dahulu memandikan dan mengganti pakainnya. Setelah sehari semalam berada di rumahnya, Suhartono lalu membawanya ke Polsek Percut Sei Tuan, Minggu (30/8) sore.

Belakangan, bocah itu mengaku bernama Azis. Namun ia juga tak mau bercerita tentang dirinya kepada Suhartono. “Pas kami tanya di rumah saya, katanya namanya Azis. Tapi dia gak mau ditanya nama dan alamat orangtuanya. Dia hanya sempat bilang tinggal ditempat Atoknya (sapaan kakek). Kurasa dia sengaja ditelantarkan orangtuanya. Soalnya, seperti ketakutan dia ditanya nama dan alamat orangtuanya,” duga Abdi.

Setelah polisi membuat surat pernyataan dan menyerahkannya kepada polisi, pihak kepolisian kemudian menghubungi Dinas Sosial Provinsi Sumatra Utara guna mengurus dan memproses bocah tersebut.

Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumatra Utara, Syaherman, Tj dan Boru Silalahi, yang tiba di Polsek Percut Seituan, berupaya merayu bocah tersebut, sebelum diboyong ke Jalan Sampul, Ayahanda Medan. Kedua perwakilan Dinsos tersebut melakukannya lantaran, bocah tersebut sempat sulit diajak, bahkan terus menangis dan meronta.




“Anak seperti ini dengan usia yang begini, psikologisnya sangat rentan. Untuk itu, kita harus sabar dan lembut menanganinya. Paling kalau tak ada keluarganya, kita akan serahkan ke panti anak. Kalau di sana ada rumahnya biar di sana dia tinggal,” ujar Syaherman. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.