115 Guru SMP/MTs Praktek Mengajar di Tebing Tinggi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Aida, salah satu guru yang mengikuti pelatihan ToT Modul 3 mengajak anak-anak mengeksplorasi lingkungan sekolah untuk mengajarkan tentang makhluk hidup dan makhluk tidak hidup.
Aida, salah satu guru yang mengikuti pelatihan ToT Modul 3 mengajak anak-anak mengeksplorasi lingkungan sekolah untuk mengajarkan tentang makhluk hidup dan makhluk tidak hidup.

Pematangsiantar, Jelasberita.com | Setelah empat hari mengikuti Pelatihan Praktik Pembelajaran dan Manajemen yang Baik Tingkat SMP/MTs Modul 3 Propinsi Sumatera Utara yang diadakan oleh USAID PRIORITAS Sumatera Utara (21-29 Agustus) di Hotel Horison, Pematang Siantar, 115 guru yang berasal dari 10 kabupaten/kota mitra USAID PRIORITAS (Medan, Binjai, Deli Serdang, Labuhan Batu, Tebing Tinggi, Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tanjung Balai dan Nias Selatan) mengadakan praktek mengajar di 5 Sekolah Menengah Pertama di Tebing Tinggi. Kelima sekolah yang menjadi tujuan praktik mengajar adalah SMPN 1 Tebing Tinggi, SMPN 2 Tebing Tinggi, SMPN 4 Tebing Tinggi, SMPN 6 Tebing Tinggi, dan SMPN 9 Tebing Tinggi. Sekolah-sekolah ini juga merupakan sekolah mitra USAID PRIORITAS Sumut.

Pelatihan Modul 3 ini merupakan kelanjutan dari pelatihan-pelatihan sebelumnya (Modul 1 & 2) yang diadakan di tahun 2013 dan 2014 lalu. Pelatihan ini melatih guru-guru lebih mendalam tentang Praktik Pembelajaran yang baik. Berkenaan dengan rubrik penilaian siswa untuk mengukur keberhasilan pembelajaran di dalam kelas.




Guru memang masih belum terbiasa dengan format penilaian yang dilatih kali ini. Seperti dipaparkan Aida Fitriani Sitompul, salah satu peserta pelatihan Mapel IPA dari Jurusan Biologi Universitas Negeri Medan (UNIMED). Tapi guru antusias mempelajari dan meningkatkan kapasitasnya. Dalam praktek pelatihan di sekolah-sekolah tim Aida mengajar tentang Ciri-ciri Makhluk Hidup dan Makhluk Tidak Hidup. Mereka mengajak murid-murid mengobservasi lingkungan sekolah untuk menemukan dan mengidentifikasi ciri-ciri mahluk hidup dan makhluk tidak hidup. Guru-guru yang melakukan praktek mengajar ini kemudian diberi penilaian oleh salah satu guru dari sekolah tujuan praktek. Guru ini memberi penilaian tentang teknik mengajar dan langkah-langkah pembelajarannya (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.