Pasar Saham Merosot Imbas Penurunan Yuan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Pasar saham domestik merosot akibat imbas devaluasi yuan dan sentimen negatif dalam negeri pasca reshuffle kabinet. Setelah terguncang selama beberapa hari ini, Rabu (12/8), bursa saham menghadapi tekanan lebih besar, anjlok lebih dari 3 persen ke level di bawah 4.500, ungkap Direktur Perdagangan dan Pengawasan Anggota Bursa Alpino Kianjaya pada saat temu pers seusai penyerahan CSR Pasar Modal di Medan.

Ia menjelaskan, pengaruh pelemahan mata uang Tiongkok tersebut signifikan terhadap pasar modal mengingat negara itu merupakan pasar ekspor utama Indonesia. Meski demikian, ia optimis pasar saham dalam negeri akan kembali membaik. Selama ini, pasar saham Indonesia merupakan pasar yang paling menjanjikan di dunia. Nilai transaksi terus meningkat, dan belakangan telah menembus Rp.6 triliun per hari. Jumlah investor pun terus bertambah, kendati investor asing masih mendominasi jumlah investor yang kini mencapai sekitar 400 ribu.




“Tiongkok sengaja melemahkan mata uangnya demi mengurangi pelarian modal dan meningkatkan daya saing mata uangnya. Ini berdampak terhadap pasar saham kita sebab biaya untuk mengimpor barang ke Tiongkok menjadi lebih mahal karena untuk bertransaksi menggunakan mata uang AS. Kondisi ini terutama menggerus saham emiten sektor industri,” ujarnya.

Ia meyakini bursa saham domestik akan menghadapi guncangan dan indeks akan terus menguat. Keyakinan ini didasarkan historis perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama bertahun-tahun yang terbukti menguat walaupun dalam kondisi tertentu anjlok.

Berdasarkan data yang dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka merosot 50,54 poin atau turun 1,1 persen ke 4.572,05. Pada penutupan, IHSG melemah 143,10 poin (3,10 persen) ke level 4.479,49. Koreksi IHSG lebih tajam dari sebelum reshuffle kabinet. Rupiah ikut merosot, awal perdagangan dibuka Rp.13.595. Pada penutupan amblas ke Rp.13.780. (rls/ti)

Leave a Reply

Your email address will not be published.