65 Pendidik Tobasa Belajar ke Medan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




 Kepala sekolah dan UPT peserta study banding dari Tobasa berdiskusi manajemen berbasis sekolah dengan kepala sekolah MIN Medan Barat.




Kepala sekolah dan UPT peserta study banding dari Tobasa berdiskusi manajemen berbasis sekolah dengan kepala sekolah MIN Medan Barat.

Medan, Jelasberita.com |Komitmen Pemkab Toba Samosir dalam mendukung program USAID PRIORITAS di Kabupaten Tobasa semakin terbukti dengan mengalokasikan dana sebesar Rp.900 juta rupiah untuk diseminasi praktik pembelajaran yang baik di Tobasa untuk tahun 2015.

Dalam rangka diseminasi program USAID PRIORITAS tersebut di 16 kecamatan di Tobasa, Pemkab Tobasa melakukan kunjungan belajar ke 4 sekolah mitra USAID PRIORITAS di Medan yaitu SD Negeri 060843 Medan Barat, MIN Medan Barat, SMP Negeri 16 Medan dan MTs Negeri 2 Medan. Sebanyak 65 orang peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, UPT, dan fasilitator daerah belajar dari sekolah-sekolah yang menjadi contoh pembelajaran praktik yang baik di Medan.

Dari sekolah-sekolah tersebut, para peserta belajar tentang bagaimana kepala sekolah melakukan manajemen berbasis sekolah, bagaimana komite sekolah bisa berperan sangat banyak untuk memajukan sekolah, serta bagaimana guru-buru melakukan praktik yang baik di dalam kelas.

Firman Simanjuntak, SPd, Kepala Sekolah SMPN 3 Balige, salah satu peserta yang mengunjungi MTs Negeri 2 Medan mengatakan ia sangat merasa takjub saat melihat bagaimana guru-guru mengajar di dalam kelas. Mereka sangat bersemangat dan mengajar dengan menarik. “Apakah setiap guru diberikan insentif?” tanyanya sambil meminta rahasia kepala sekolah membangun semangat mengajar seperti itu kepada guru-guru. “Saya bahkan sampai ternganga melihatnya,” kata Hutagaol, salah satu peserta kunjungan belajar lainnya dari Tobasa, Senin (10/8).




Dra. Nursalimi M.Ag, Kepala Sekolah MTs Negeri 2 Medan mengatakan bahwa keberhasilan sekolahnya berkat kerja sama dari super team. Team yang sangat solid dan saling bekerja sama. Untuk membangun kepercayaan dan kerja sama tim tersebut butuh waktu, koordinasi, dan transparansi. “Inilah yang disebut dengan Manajemen Berbasis Sekolah yang diajarkan USAID PRIORITAS kepada kami,” kata Nusalimi.

Hadir juga dalam kegiatan kunjungan belajar ini Supri Harahap, Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kota Medan. Supri hadir memberikan gambaran tentang diseminasi program USAID PRIORITAS yang sudah dilakukan Kota Medan.

Koordinator Propinsi Sumatera Utara USAID PRIORITAS Agus Marwan, sangat bangga dengan komitmen serius Pemkab Tobasa dalam mendukung program USAID PRIORITAS terutama komtimen dalam memajukan pendidikan. “Saya berharap Tobasa bisa menyusul Labuhan Batu. Karena sampai saat ini masih Labuhan Batu yang melakukan diseminasi secara komprehensip. Dibutuhkan dukungan dari dinas terkait, yakni dinas Pendidikan. Saya berharap sekolah yang ikut kunjungan belajar kali ini juga akan terlibat nantinya dalam diseminasi,” harap Agus Marwan (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.