New Horizon Pecahkan Sedikit Misteri Pluto

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Dilansir dari situs berita Reuters, sejumlah pakar antariksa Amerika Serikat tengah meneliti foto-foto Pluto yang telah dikirimkan oleh pesawat New Horizons. New Horizon merupakan pesawat yang dirancang khusus untuk melakukan ekspedisi ke Planet Pluto. Pesawat ini akhirnya membawa hasil berupa rekaman foto-foto permukaan Planet Pluto yang diambil dari jarak yang cukup dekat. New Horizon berhasil memotret permukaan Planet Pluto dari jarak 12.500 km dari permukaan planet mungil ini. Dan hebatnya pesawat canggih ini mampu mengirimkan foto-foto tersebut ke satelit Nasa. Foto terbaru yang kini telah sampai di tangan para pakar astronomi Amerika Serikat dikirim oleh New Horizon yang jaraknya 4,8 miliar km dari Bumi.

Dari hasil foto terbaru tersebut, terlihat jelas pola-pola berwarna putih dan putih di permukaan Pluto. Sementara ini, para pakar masih belum dapat menyimpulkan apa sebenarnya pola-pola tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan oleh John Spencer, seorang pejabat perwakilan NASA. NASA melihat terdapat banyak sekali lingkaran-lingkaran di permukaan Pluto. Bisa saja lingkaran-lingkaran tersebut adalah kawah atau bisa juga objek lainnya, tutur Spencer. Pihaknya masih meneliti dan hanya bisa berspekulasi sebelum hasil penelitian terkuak.




New-Horizon-Pecahkan-Sedikit-Misteri-Pluto-2

Informasi lainnya yang bisa didapat dari hasil foto-foto yang dikirim oleh New Horizon adalah seputar ukuran Pluto yang diperkirakan lebih besar dari perkiraan ukuran semula. Sebelum New Horizon diluncurkan, NASA menyampaikan bahwa pesawat antariksanya ini dapat menetapkan ukuran Planet Pluto. Pesawat yang hingga kini masih menjelajahi area di sekitar Pluto ini telah melakukan pengukuran terhadap Pluto. Dari hasil pengukuran ini dapat disimpulkan bahwa Pluto memiliki bentangan radius sepanjang 1.185 km plus margin error +/-6 mil atau setara dengan 10 km. Bentangan radius dengan margin error sebesar ini menunjukan bahwa ukuran Pluto 32 hingga 48 km lebih besar dari perkiraan ukuran sebelumnya.

Alan Stern, Kepala Team Peneliti NASA, mengatakan bahwa dengan ukuran yang ternyata lebih besar, berarti Pluto memiliki tingkat kepadatan yang lebih rendah bila dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya. Bisa saja penyusun Pluto dengan kepadatan lebih rendah ini berupa es yang jumlahnya lebih banyak dari material penyusun lainnya.

Perjalan New Horizon tentu saja bukti keberhasilan NASA dalam mengirimkan pesawat antariksanya hingga sejauh 5 miliar km dengan waktu tempuh 9 tahun. Perjalanan ini mencapai puncaknya pada hari Selasa, 11 Juli 2015 lalu. NASA menambahkan bahwa kemungkinan gagal ekspedisi New Horizon ini hanya o,ooo1 persen saja. Itu saja jika pesawat tertabrak oleh puing-puing atau material luar angkasa.




Ternyata benar, hasil penelitian terhadap foto-foto yang dikirimkan oleh New Horizon sangat mengejutkan para peneliti NASA. Mereka melihat adanya pegunungan di Pluto, tepatnya pegunungan es setinggi 3.500 meter. Hasil lainnya dari penelitian ini yaitu pegunungan es ini muncul karena adanya interaksi gravitasi yang mana Pluto tidak mendapatkan energy panas dari aktivitas interaksi gravitasi semacam ini. Para peneliti juga menyimpulkan bahwa gunung-gunung es ini terbentuk sekitar 100 juta tahun yang lalu dan masih dapat terus berkembang.

Sumber : Swadaya.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.