Impor Sumut Turun 2,57%, Terutama Sisa Industri Makanan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Nilai impor melalui Sumatera Utara pada Juni 2015 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) sebesar US$319,26 juta, atau turun sebesar 2,57 persen dibandingkan bulan Mei 2015 yang mencapai US$327,68 juta. Demikian pula bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, nilai impor mengalami penurunan sebesar 30,27 persen, ungkap Kepala Bidang Statistik Distribusi Bismark Pardamean Sitinjak dalam pemaparan rilis data Badan Pusat Statistik Sumut di Aula BPS, Senin (3/8).

Produk yang mengalami penurunan nilai impor terbesar yaitu golongan ampas/sisa industri makanan (HS 23) sebesar US$30,00 juta (-62,19%), sedangkan golongan barang yang mengalami peningkatan nilai impor terbesar adalah mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$28,50 (424,33%).




10 negara asal impor Sumut di antaranya Tiongkok, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Argentina, Thailand, Brazil, Jerman, dan Korea Selatan. Nilai impor bulan Juni 2015 dari Singapura merupakan yang terbesar yaitu sebesar US$69,53 juta dengan perannya mencapai 21,78 persen dari total impor Sumatera Utara, diikuti Tiongkok sebesar US$66,30 juta (20,77%), dan Malaysia sebesar US$42,81 juta (13,41%).

Nilai impor bulan Juni 2015 dibanding impor bulan sebelumnya untuk barang konsumsi mengalami penurunan 33,02 persen, sedangkan barang modal naik sebesar 71,78 persen, dan impor bahan baku penolong mengalami peningkatan sebesar 2,84 persen. Berdasarkan penggunaan barang, selama Januari-Juni 2015 impor bahan baku mencapai 59,44 persen, barang konsumsi 26,22 persen, dan barang modal 14,34 persen. (ti)




Leave a Reply

Your email address will not be published.