IHSG dan Rupiah Masih Berlanjut Melemah

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




PDB Menurun
Medan, Jelasberita.com | Sentimen negatif dari luar negeri menghimpit bursa saham domestik dan rupiah.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah1,76% ke level 4.771,285 pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan.

IHSG juga berada di jalur merah seiring pelemahan bursa regional. Sentimen dari bursa Asia membuat pelaku pasar melepas saham. Aksi jual didominasi investor asing. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual, ungkap Darmin, Analis dan Penasehat Investasi Panin Sekuritas.




Pada Selasa (28/7), IHSG dibuka turun 23,94 poin menjadi 4.747,35. Pada penutupan pasar, IHSG melemah 1,2 persen (56,53 poin) ke 4.714,75. Pada perdagangan sebelumnya, investor asing melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp576,537M di seluruh pasar. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp13.463/USD. Tidak hanya pasar saham, pasar komoditas turut tertekan, pasaran crude oil atau minyak mentah tercatat turun $0,75 ke level $47,39/barel, atau terendah sejak 20 Maret lalu.

Darmin mengungkapkan, Tim Riset Panin memproyeksikan indeks masih akan berlanjut melemah. FR50% untuk IHSG berada di 4.680, sementara untuk resistance di 4.797. Beberapa pemicunya antara lain anjloknya bursa saham Tiongkok disebabkan data laba industrinya turun dan pengaruh perkembangan ekonomi AS. Regulator pasar modal Tiongkok mengungkapkan pemerintah akan meningkatkan buyback saham dalam rangka meredam aksi jual pada pasar saham. (ti)




Leave a Reply

Your email address will not be published.