Minyak Mentah Anjlok Akibat Pasokan Melimpah dan Permintaan Lesu

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Washington, Jelasberita.com | Harga minyak melingsir dipicu kekhawatiran terus-menerus tentang pasokan yang berlimpah di tengah perlambatan ekonomi. Departemen Energi AS pada Rabu mengatakan stok minyak mentah komersial negara itu naik 2,5 juta barel pekan lalu, sementara suplai yang diawasi ketat Cushing, Oklahoma, meningkat 800 ribu barel.

Laporan ini pun menunjukkan produksi AS berada pada rekor tinggi sekitar 9,6 juta barel per hari, berita buruk bagi pasar yang sudah dibanjiri dengan minyak mentah dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).




Bernard Aw, Analis Pasar IG Market di Singapura mengungkapkan, persediaan AS meningkat lebih dari perkiraan, memperparah masalah kelebihan pasokan, terutama ketika Arab Saudi memompa level produksi dengan rekor tinggi. OPEC menghasilkan minyak 32,1 juta barel per hari pada Juni, dengan peningkatan produksi terbesar berasal dari Irak dan Arab Saudi. Angka ini lebih dari 2,1 juta dari apa yang OPEC katakan dipertahankan.

Selain itu, faktor pelemahan juga akibat kembalinya Iran ke pasar, menyebabkan kelebihan pasokan setelah Teheren baru-baru mencapai kesepakatan dengan negara-negara besar atas ambisi nuklirnya. Kombinasi kelimpahan pasokan dan kerisauan akan permintaan, menempatkan harga di bawah tekanan.
Harga minyak mentah New York ditutup di bawah $ 49 per barel pada Kamis untuk pertama kalinya sejak 31 Maret. Pada Jumat, minyak mentah Brent North Sea merosot mendekati tingkat terendah empat bulan pada $ 54,40. (Reuters/ti)




Leave a Reply

Your email address will not be published.