Harga Sembako Relatif Stabil usai Lebaran

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




bawang cabe tomat
Medan, Jakarta, Jelasberita.com
Harga sembilan bahan pokok (sembako) relatif stabil pasca-Lebaran. Para pengunjung pasar masih sepi dibandingkan hari biasanya. Para konsumen yang datang ke pasar umumnya bukan membeli sembako, tapi kebanyakan dari mereka membeli perlengkapan sekolah seperti sepatu, buku, dan tas.

“Harga kebutuhan pokok masih biasa. Malah ada yang turun. Sayur-mayur, bawang merah dan tomat turun. Tomat sekarang Rp.5 ribu per kilogram. Bawang merah Rp.22 ribu, sebelumnya pasarannya Rp.28 ribu. Kalau cabai merah Rp.30 ribu, memang masih mahal. Tapi, jika dibandingkan dengan sebelumnya harga segitu sudah lebih murah,” ujar Tampubolon, pedagang di Pasar Sentral Kota Medan, Selasa (21/7).




Pasaran buah-buahan cenderung turun berkat pasokan yang lancar dan lesunya permintaan. Harga jeruk per kilogram biasanya Rp.15-20 ribu turun menjadi Rp.10 ribu. Harga jambu merah yang dua pekan lalu Rp.10 ribu menjadi Rp.5 ribu per kg.
Sepinya pasar juga terasa akibat para pedagang seperti pedagang ikan basah dan kering sebagian besar masih tutup. Kendati demikian, harga ikan tidak melambung sebab permintaan masyarakat tidak signifikan.

Secara terpisah, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan harga kebutuhan pokok stabil sehingga tidak menyebabkan gejolak usai lebaran.

“Tidak ada gejolak harga sebelum dan pascalebaran. Kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar sesuai dengan peningkatan permintaan pasar,” kata Rachmat saat meninjau Pasar Gedebage Kota Bandung seperti dilansir dari Antara, Selasa (21/7/2015).

Ia menyebutkan timnya melakukan monitoring harga kebutuhan pokok di setiap daerah termasuk di beberapa titik yang dikhawatirkan terjadi lonjakan harga.
Namun sejauh ini menurut dia masih cukup aman dan tidak ada gejolak harga di atas batas kewajaran.




Ia mengakui beberapa komoditas naik seperti daging sapi, daging ayam, telur dan cabai namun hal itu menurut dia hanya sesaat pada momen lebaran.

“Usai lebaran juga tetap dipantau, jalur distribusi kebutuhan pokok juga diawasi sehingga pada saat warga kembali ke kota masing-masing semuanya terpenuhi,” kata dia. (rls/ti)

Leave a Reply

Your email address will not be published.