Wall Street Gangguan Teknis di Balik Krisis di Yunani dan Tiongkok

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu semalam sempat mengalami gangguan teknis selama kurang lebih 3 jam. Ini membuat perdagangan saham terhenti, di tengah kekhawatiran soal kondisi krisis utang di Yunani, dan krisis pasar saham di Tiongkok. Para pelaku pasar khawatir, krisis pasar saham di Tiongkok bisa menghantam perekonomian Tiongkok, ungkap Tim Riset Panin Sekuritas kepada Jelasberita.com, Kamis (9/7).

Di tengah kekhawatiran tersebut New York Stock Exchange (NYSE) mengalami gangguan selama 3 jam lebih. Ini merupakan gangguan terbesar di pasar keuangan AS dalam 2 tahun terakhir. Dalam 3 pekan terakhir, bursa saham di Tiongkok turun lebih dari 30%.




DJIA turun -1,47%, S&P 500 -1,66%, Nasdaq -1,75%. Bursa Eropa ditutup menguat seiring dengan berita PM Yunani, Alexis Tsipras, telah memasukkan proposal baru ke kreditor. FTSE +0,91%, DAX +0,66%, CAC40 +0,75%. Harga crude oil ditutup turun -1,3% pada level $51,65/barel.

Bursa regional Asia diproyeksikan akan melanjutkan tekanan jual yang terjadi kemarin menyusul krisis pasar saham Tiongkok serta krisis Yunani. Bank Dunia memproyeksikan perekonomian Indonesia hanya tumbuh 4,7% atau dibawah target APBN-P 2015 yang sebesar 5,7%.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, memperkirakan pertumbuhan ekonomi masih lebih tinggi dari proyeksi tersebut, yakni pada rentang 5%-5,4%. Meskipun pada K2-15 realisasinya tidak terlalu menggembirakan, Agus memperkirakan realisasi pertumbuhan ekonomi K2-15 hampir sama dengan K1-15 yang sebesar 4,7%, karena masih terkena faktor perekonomian global yang juga belum bangkit.

Peluang masih ada pada S2-15, khususnya yang bersumber dari realisasi belanja pemerintah dan investasi‎. Untuk konsumsi rumah tangga masih diperkirakan stagnan, sedangkan ekspor masih tak akan banyak membantu.IHSG kami proyeksikan akan uji kembali lower low lama di 4.826 sebagai support area. Sementara untuk resistance berada di 4.903. BOW : WSKT, KLBF, SMRA, BMRI, BBNI, BBTN Spec: SRIL, SCMA. (ti)




Leave a Reply

Your email address will not be published.