Musda Golkar Versi Agung Dikawal Ratusan Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Samosir, Jelasberita.com | Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Samosir versi Abu Rizal Bakrie (ARB) Rosinta Sitanggang menilai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang digelar versi Agung Laksono pada Minggu (5/7) dan berakhir Senin (6/7) di salah satu hotel di Tuktuk Siadong, Simanindo tidak sah.

“Musda itu jelas ilegal, kami dari Partai Golkar selalu taat hukum dan kami menilai Musda yang digelar di Tuktuk tidak sah,” katanya.




Ia menilai Partai Golkar versi ARB sudah menang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat setelah gugatan pimpinan DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono hasil Munas Ancol di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat akhirnya gagal.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda Darwin Rumapea menyampaikan, pelaksanaan Musda yang melibatkan lima kabupaten kota yakni, Samosir, Siantar, Simalungun, Humbahas dan Dairi berjalan lancar dan aman terkendali.

Meski dihari pertama diakuinya sempat diwarnai kericuhan dari pihak kubu Golkar ARB yang berencana membatalkan acara Musda, akan tetapi Darwin mengaku semua agenda dan kegiatan Musda berjalan dengan baik, sebab ratusan polisi berpakaian dinas dan preman menjaga dan mengamankan situasi.

“Kami menjalankan Musda berdasarkan ketetapan dan amanah partai dan tentunya berdasarkan Surat Keputusan dari Kemenhunkam RI. Sehingga, tidak ada alasan mengatakan Musda ini tidak sah,” katanya.




Musda Partai Golkar dibuka oleh Ketua Harian DPD Propinsi Sumut Rajamin Sirait. Musda itu memilih Manahan Sitanggang sebagai Ketua DPD Golkar versi Agung Laksono yang dipilih secara aklamasi.

Dalam sambutannya, Manahan yakin Partai Golkar versi Agung menjadi peserta Pemilukada. Ia juga akan membentuk formateur untuk kepengurusan yang baru dan terbuka kepada rekan versi ARB dan lapisan masyarakat untuk bergabung membesarkan Partai Golkar di Samosir.

Kapolres Samosir AKBP Eko Suprihanto saat ditemui menyampaikan, Kepolisian Polres Samosir menyikapi persoalan politik di Partai Golkar. Oleh karena itu, Polres Samosir telah menurunkan personel pengamanan sebanyak 120 personil. Pihaknya juga melakukan koordinasi antar kedua belah kubu untuk saling menahan diri. (Jogy)

Leave a Reply

Your email address will not be published.