Pesta Panakkohon Saring Saring Diharapkan Jadi Pemicu Kunjungan Wisatawan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Samosir Jelasberita.com | Pesta panakkon saring saring ni Op Toga Handang Siboro dan Op br Manik yang berlangsung di Dusun Simardalian, Desa Sitamiang, Onanrunggu, Sabtu (4/7) berlangsung sukses.

Panakkon saring saring ni ompung yang bisa disebut sebagai penggalian tulang belulang leluhur serta pemindahan tulang belulang dari kubur yang lama ke tempat baru merupakan upacara adat batak yang sangat sakral.




Proses dan tahapan mulai dari penggalian tulang belulang serta acara penyambutan oleh para keturunan hingga peletakan tulang belulang di sebuah tugu atau makam baru yang terbuat dari batu menjadi daya tarik acara ritual ini.

Salah seorang keturunan yang punya hajatan Fernando Sitanggang, SH kepada wartawan menyampaikan, acara ritual adat panakkon saring saring ni ompung merupakan kegiatan budaya adat batak yang melibatkan banyak pihak.

Diakuinya, acara ini juga melibatkan para rohaniawan dari gereja yang membuka acara ritual ini dengan doa dan ucapan syukur dan puji pujian kepada Tuhan.

Setelah itu dilanjutkan dengan melibatkan para keturunan dari leluhur Ompung Toga Handang Siboro dan Op br Manik yakni mulai dari Hasuhuton (yang punya hajatan) para raja dari marga dan para hula hula atau yang dihormati untuk selanjutnya manortor diringi gondang batak.




Pemberian ulos dari hula hula kepada hasuhuton juga menjadi bagian dari acara ini, sehingga setiap hula hula selalu memberikan ulos kepada yang punya hajatan.

Selain itu, acara yang diadakan disebuah perkampungan dilereng gunung ini juga melibatkan hampir semua masyarakat Dusun Simardalian.

Bekerja bahu membahu mulai dari persiapan tenda, mempersiapkan makanan hingga memotong satu ekor kerbau jantang dilakukan secara bersama tanpa pamrih.

Oleh karena itu, Fernando berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan laju pertumbuhan wisata.

“Kami berharap, kegiatan penggalian tulang belulang bisa menjadi kegiatan yang dapat mendatangkan wisatawan, sebab selain sangat sakral, kekerabatan dan kekompakan masyarakat masih terjaga dengan baik,” ujarnya mengakhiri. (Jogy)

Leave a Reply

Your email address will not be published.