Asril Dibunuh Temannya Pakai Sangkur

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Asril (35) Ketua Ranting OKP (Organisasi Kekaryaan Pemuda) Pasar Ramai dekat Tamrin Plaza diduga dibunuh DAT (24) alias KIO, lantaran pembagian hasil sewaktu menjabat di kepengurusan organisasinya tak merata.







“Setahuku, dia itu geram sama korban karena pembagian tak merata atau sering tak dibagi. Korban itu sudah dua periode menjabat ketua. Nah, waktu periode pertama, si tersangka itu sekjennya,” ungkap N (36), salah satu anggota OKP tersebut, Kamis (2/7).

Lebih jauh N mengatakan, tersangka yang diketahui warga Jalan Denai, Gang 5, depan Gang Sehat, Medan Denai itu tega menghabisi nyawa korban lantaran tak senang karena sewaktu sama-sama menjabat sebagai pengurus ranting di OKP Pasar Ramai. Bahkan, sambung N lagi,  tersangka sudah lama menyimpan dendam pada korban sejak ia tidak lagi menjabat sebagai Sekjen.

Kepolisian Sektor Medan Area, yang menangani kasus ini menyebut pihaknya sudah membentuk tim khusus guna menangkap pelaku yang kabur entah kemana bersama barang bukti sangkur yang digunakan mengeksekusi korban. “Belum tau kita kemana kaburnya. Barang bukti belum ada kita temukan. Soalnya sangkur yang dipergunakan membunuh korban, dibawa kabur oleh pelaku,” ucap PJS Kanit Polsek Medan Area, Iptu, Sehat Tarigan.

Sehat menambahkan, pelaku memang liar dan domisilinya tidak menetap. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada pihak keluarga tersangka dan masyarakat yang mengenali, agar tersangka menyerahkan diri ke polisi. Disinggung soal pembunuhan berencana, Sehat mengatakan belum bisa memastikannya. “Kalau masalah pembunuhan berencana, kita belum mengarah ke situ. Yang jelas tersangka masih dalam pengejaran. Kami juga sudah imbau pihak keluarganya agar bekerjasama. Kami minta agar tersangka menyerahkan diri ke Polisi,” tegasnya.




Diberitakan sebelumnya, Asril tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan di leher dan tubuhnya. Ia dibunuh secara tragis saat berada di Pasar Rame, Jalan Asia Baru, Kecamatan Medan Area, pada Selasa (30/7).

Korban tewas dengan sejumlah luka yakni dua luka di dada, leher sebelah kiri, leher bagian kanan satu tusukan, perut sebelah kiri satu tusukan, punggung satu tusukan dan bahu kiri satu tusukan. “Tersangka akan terancam pidana KUHP Pasal 338 sub 351 ayat 3, tentang Pembunuhan atau disertai penganiayaan yang berujung menghilangkan nyawa seseorang,” pungkasnya. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.