Berinvestasi Pada Sektor Riil Melalui Reksa Dana

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




 

 Selain reksa dana konvensional yang berinvestasi pada produk saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dikenal juga reksa dana non konvensional. Ada beragam jenis reksa dana non konvensional. Di antaranya, reksa dana non konvensional yang berinvestasi pada sektor riil. Jika reksa dana konvensional berinvestasi pada portofolio, reksa dana non konvensional bisa melakukan investasi secara langsung.




Reksa dana yang berinvestasi pada sektor riil dikategorikan sebagai Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Bentuk hukumnya sama seperti reksa dana konvensional, yaitu KIK (Kontrak Investasi Kolektif) antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. RDPT aktivitasnya menghimpun dana dengan menerbitkan Unit Penyertaan kepada masyarakat yang terbatas jumlahnya. Dana yang berhasil dihimpun tidak hanya diinvestasikan pada berbagai jenis efek yang diperdagangkan di pasar modal dan pasar uang, tetapi bisa disalurkan untuk membiayai proyek tertentu.

NAB awal setiap unit penyertaan RDPT wajib ditetapkan sebesar Rp5 miliar. Bila menggunakan mata uang asing ditetapkan sebesar US$500 ribu atau EUR500 ribu. Reksa dana penyertaan terbatas hampir sama dengan reksa dana biasa dari sisi karakteristik dan pengelolaan. Perbedaan utamanya adalah jumlah pihak yang berinvestasi pada jenis reksa dana penyertaan terbatas maksimum 50 pihak.

Bank Kustodian berkewajiban melakukan penghitungan NAB RDPT setiap tiga bulan sekali. Selain berhak menerima laporan posisi NAB tiap tiga bulan, investor pemegang unit RDPT bisa meminta diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Unit Penyertaan (RUPU).

Ada beberapa RDPT yang sudah diterbitkan di Indonesia, pertama, KIK EBA, singkatan dari Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (EBA), juga dikenal dengan asset-backed securities. Surat berharga yang satu ini bisa disebut reksa dana yang berbasis aset keuangan yang berasal dari tagihan. Dengan demikian merupakan kumpulan dari surat berharga komersial seperti tagihan kartu kredit, aneka bentuk kredit, mulai dari kredit kepemilikan rumah, kredit mobil, maupun efek bersifat utang yang dijamin pemerintah. Kumpulan aset keuangan ini kemudian melewati tahap sekuritisasi, dan ditawarkan pada para pembeli atau investor.




KIK EBA bisa menjadi alternatif investasi menarik dibanding surat utang lain karena didukung oleh aset likuid dan risiko lebih terukur. Keunggulan lain, jika penerbit EBA pailit, tagihannya akan tetap ada, yaitu tagihan dari perusahaan yang menjadi aset dasar (underlying asset) dari KIK EBA tersebut. Sebaliknya, pembeli obligasi akan kehilangan dana bila penerbitnya pailit.

Kedua, Exchange Traded Fund atau lebih dikenal dengan singkatan ETF. Belakangan, ada jenis reksa dana baru yang disebut Dana Investasi Real Estate (DIRE). Pasar modal global lebih mengenalnya dengan nama Real Estate Investment Trust (REIT).

Perdagangan DIRE harus melalui broker, seperti terjadi pada transaksi saham. Tidak seperti reksa dana konvensional, DIRE punya kekhasan pada alokasi dananya. Jika pada reksa dana umumnya, dana yang terkumpul dialokasikan pada berbagai produk keuangan, pada DIRE, dana nasabah diinvestasikan pada aset properti. Sebelum ditetapkan menjadi tujuan investasi, aset properti tersebut harus sudah dievaluasi tingkat kelayakannya dari sisi bisnis.

Dengan membeli DIRE, seorang investor tercatat sebagai pemilik aset properti yang bersangkutan. Dengan demikian, investor berkesempatan mendapatkan dividen seperti halnya membeli saham perusahaan publik. Jika laba dari proyek properti tersebut meningkat, maka jatah dividen akan ikut naik. Seperti produk investasi umumnya, reksadana DIRE juga tidak bebas dari risiko.

Jika keuntungan dari proyek investasi tersebut tidak maksimal, keuntungan dari pemilik DIRE pun bisa tidak optimal. Bahkan harga instrumen ini di pasar pun bisa terkoreksi. Jika seorang investor memutuskan menjual DIRE yang dimilikinya pada saat harga turun, maka yang bersangkutan menerima risiko jual rugi. (Tim BEI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.