Harga Emas Naik Pengaruh Kebijakan Fed

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Harga emas baik di pasar berjangka maupun pasar global terus naik selama Mei hingga Juni. Kenaikan dipicu ketidakpastian dan batalnya rate Bank Sentral Amerika (Fed) naik. Pekan lalu, pernyataan resmi pejabat Federal Reserve AS bahwa penaikan suku bunga akan lebih lambat daripada perkiraan pasar membuat emas melesat. Selain itu, pengaruh krisis utang Yunani dan kemungkinan defaultnya negara tersebut turut menambah dukungan bagi pasaran emas di pasar internasional.

Kenaikannya turut berpengaruh terhadap pasar fisik seperti di Butik Antam, Pegadaian, dan di pasar-pasar internasional. Harga emas berjangka pada Mei berkisar di $1.175,95-$1.800 per ounce, Senin (22/6), meningkat menjadi $1.196-$1.200 per ounce. Harga emas Antam dipatok Rp.559 ribu per gram. Harga emas murni (LM) 99,99% di Pasar Sentral Kota Medan pada Mei berkisar Rp.510 ribu-512 ribu per gram, Senin pekan ini naik berkisar di Rp.512 ribu per gram. Harga emas lokal 97,00% per gram pada Mei berkisar Rp.490 ribu naik menjadi Rp.495 ribu pada Juni.




Desi Prastika, Customer Service Butik Emas LM di Medan, Senin, mengemukakan, harga logam mulia terus menguat. Meski demikian, permintaan pasar tidak merosot. Malah, pengakuannya, permintaan cukup meningkat baik dari konsumen individu maupun korporat.

“Kebanyakan yang beli tujuannya untuk investasi. Harga emas bulan ini cenderung naik. Biasa naik dua sampai empat ribu tapi kadang turun seribu. Meski turun, penurunannya tidak seperti bulan lalu yang bisa menembus tiga ribu,” ujarnya.

Darmin, Pengamat Ekonomi dari Panin Sekuritas mengatakan pasaran emas masih akan bergerak sesuai dengan arah pernyataan Fed mengenai suku bunga, dan penaikan rate akan bergantung pada kondisi ekonomi, khususnya inflasi dan pasar tenaga kerja AS.

Ia menjelaskan, suku bunga yang tinggi akan merusak daya tarik emas karena para investor akan lebih memilih untuk mengalihkan dana mereka ke dalam investasi yang dapat memberikan imbal hasil yang tinggi seperti saham, sementara investasi  emas tidak memberikan keuntungan bunga maupun dividen dan hanya mengharapkan kenaikan harga saja sebagai keuntungan. (rls/ti)




Leave a Reply

Your email address will not be published.