Diskriminasi pada Pengungsi

 

Oleh Riduan Situmorang

Bagaimana baiknya kita memandang bangsa ini? Apakah manusiawi, adil, dan bijaksana? Atau, malah provokatif, diskriminatif, dan primitif? Apa pun bisa menjadi jawaban, tergantung dari sudut mana kita memandang.




Yang pasti, Indonesia seperti kita pahami adalah negara yang dibangun dengan fondasi humanisme-religius-sosial. Tak berarti bahwa dengan pandangan demikian kita adalah penganut Karl Marx, sosialis tulen, atau pun komunis. Kita murni dan patuh pada sabda kemanusiaan yang adil dan beradab. Adil dalam artian memandang siapa pun pada timbangan yang sama tanpa melihat aspek sosiokultural, apalagi agamanya. Beradab pula dalam artian bahwa kita memperlakukan manusia dengan beradab. Tidak sama-sama disiksa karena sama-sama disiksa pada dasarnya juga dapat dipelesetkan sebagai keadilan.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.