Bantu Polisi Tangkap Pengendara, Ade Dikeroyok Wahyudi CS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Gara-gara iku membantu polisi saat merazia pengendara di persimpangan Jalan Kapten Jamil Lubis menuju Jalan Selamet Ketaren, Medan Estate, pada, Minggu (21/6), Ade Prayogi (21) warga Jalan Garuda 4, No 51 Prumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan malah jadi sasaran pemukulan oleh Wahyudi Sutan Azhari Lubis (19 ) warga Jalan Garu 1 No. 41 kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Medan Amplas.







Ade dihajar Wahyudi lantaran tak senang, ditilang polisi berkat dikejar dan ditangkap oleh korban bersama temannya yang kebetulan berada di lokasi. Karena tak terima Wahyudi membalas dengan memukuli korban usai ditilang, Ade pun melapor ke Mapolsek Percut Sei Tuan, Minggu (21/6) siang.

Dari keterangan korban, saat itu dirinya yang berjumlah 6 pria dan 2 wanita sedang kumpul bersama menikmati Minggu pagi diisekitaran TKP. Seperti biasanya, kawasan tersebut banyak digandrungi kaula muda asmara subuh.

Nah, kebetulan, Ade beserta temannya juga berada disana. Diwaktu ramai banyak para ABG berasmara subuh disitu. Tiba-tiba, petugas Reskrim dan Lantas Polsek Percut datang merazia. Wajyudi yang takut dirazia, langsung membelok arah guna kabur dari situ.

“Pagi itu, pas memang ada razia asmara subuh. Dikira si Wahyu itu, dia mau ditilang, makanya dia mutar kretanya. Gak tau, didepan ada polisi dan dia langsung menabrak polisi itu. Untung polisinya gak apa-apa. Dia mau lari, tapi terus kami kejar dan berhasil menangkapnya. Kemudian, Aipda Ahmadin Siregar menilang SIM si Wahyudi,” terang Ade.




Saking takutnya, Wahyudi malah menabrak Aipda Ahmadin Siregar anggota Polantas Percut Sei Tuan yang menghadang didepan. Tak pelak, Wahyudi langsung ditilang, lantaran berusaha kabur dan menabrak petugas.

Namun karena merasa keberatan dengan aksi heroik Ade, Wahyu mendatangi ade bersama teman-temannya. Tanpa basa-basi, wahyu langsung memukul Ade. Keduanya pun terlibat saling pukul. Namun, warga yang mengetahui keributan itu, berusah mengetahui siapa sebenarnya yang salah.

Wahyu lantas menuduh Ade mencuri kunci sepeda motornya. Mendengar ucapan Wahyu, warga yang merasa terprovokasi, juga ikut memukuli Ade hingga babak belur. Beruntung temannya lain melerainya dan keduanya dapat dipisahkan.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP Luhut B Sihombing membenarkan adanya laporan korban pemukulan tersebut. “Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap korban dan akan kami mintai keterangan saksi-saksi korban terlebih dahulu baru bisa dilakukan pemanggilan pelaku,” pungkas Luhut. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.