Gerebek Rumah Kos, TNI Amankan Tujuh Tersangka Narkotika

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Gerebek Rumah Kos, TNI Amankan Tujuh Tersangka Narkotika
Binjai, Jelasberita.com | Kodim 0203/Langkat mengamankan tujuh tersangka tindak pidana narkotika, saat menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Kolonel Yos Sudarso Gang Inpres Pasar IV Tandam, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Rabu 17/6) malam, sekira pukul 22.30 WIB.

“Mereka kita amankan ketika sedang menggelar pesta narkoba di tempat itu,” ungkap Dandim 0203/Langkat Letkol (Inf) Roy Hansen Jongguran Sinaga, didampingi Kasdim Mayor (Inf) Supriyono, Pasi Intel Kapten (Inf) Nelson Hasibuan, Kepala BNNK Binjai AKBP Ahmad Zaini, Kasat Narkoba Polres Binjai AKP PS Simbolon, dan Dansubden POM I/5-2 Binjai Kapten (CPM) Nanang HS, saat jumpa pers di aula makodim setempat, Kamis (18/6) sore.




Dandim menjelaskan, seluruh tersangka terdiri dari lima laki-laki dan dua  perempuan. Mereka itu, Tjhia Chen Hua alias Ah Wa (44), warga Jalan Sei Mati Dusun VIII Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Azhan (44), warga Jalan Kuini Lingkungan V Kelurahan Limau Sundai Kecamatan Binjai Barat, dan Fahruddin alias Fandi (33), warga Jalan Jambore Perumnas Bumi Berngam Raya, Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota.

Lalu, Riddan Munthe (33), warga Asrama Raider 100 Desa Namo Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Tukino (41), warga Jalan Bangkatan Lingkungan II Kelurahan Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan, Safna Naf’an (19), warga Jalan Pinang Baris Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, dan Dewi Sartika (20), warga Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Bahkan dua dari tujuh tersangka, sambung Dandim, diketahui sebagai anggota TNI. Masing-masing, Riddan Munthe, tidak lain disertir TNI berpangkat Prajurit Kepala (Praka) di satuan Yonif 100 Raider, dan Tukino, anggota TNI aktif berpangkat Sersan Satu (Sertu), di satuan Kodim 0207/Simalungun.

“Sebagai barang bukti, turut disita 12 paket sabu ukuran besar dan kecil, total seberat 54,85 gram, 3,5 butir pil ekstasi, sebuah timbangan elektronik, uang tunai Rp 740 ribu, dua bong, puluhan pelastik kosong untuk pembungkus sabu, dua pipet skop, segulung kertas alumunium foil, sembilan telepon genggam, empat sepedamotor, dan KTP dan KTA TNI milik para tersangka,” tandasnya.




Selain itu, Dandim mengungkapkan, pihaknya juga menyita dua pucuk senjata genggam jenis air softgun. Kedua senjata itu diketahui milik tersangka Tjhia Chen Hua, diduga sebagai bandar dalam jaringan narkotika antar kabupaten/kota. Sebab menurut keterangan pihak kepolisian, pria tersebut merupakan target operasi Satnarkoba Polres Binjai.

Lebih jauh menurut Dandim, operasi penggerebekan itu sendiri dilakukan pihaknya setelah mendapat informasi dan laporan dari masyarakat setempat, terkait aktifitas mencurigakan para penghuni rumah kos, yang diduga kerap menggelar pesta narkotika di tempoat itu.

“Berbekal informasi itulah, Pasi Intel, dan beberapa anggota langsung saya perintahkan menuju lokasi, untuk melakukan pengintaian,” ujarnya.

Beruntung hasil operasi tahap awal itu memang terbukti. Seketika itu, tim intelijen TNI melakukan penggerebekan. Hasilnya, tujuh penghuni kos berhasil diamankan, ketika sedang menggelar pesta narkotika di tempat itu. Mereka pun langsung dibawa, berikut seluruh barang bukti, menuju Makodim 0203/Langkat.

“Mengenai proses hukum seluruh tersangka, sepenuhnya kita serahkan pihak yang berwenang. Artinya untuk mereka yang sipil, proses pemeriksaannya kita serahkan ke Satnarkoba Polres Binjai. Sedangkan yang anggota TNI, kita serahkan ke Subden POM Binjai,” pungkasnya.
Menyikapi usaha optimal pihaknya itu, Dandim juga berterimakasih kepada masyarakat. Sebab keberhasilan operasi tersebut sepenuhnya terwujud atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, karena telah berani melaporkan adanya tindak pelanggaran hukum di wilayah tempat tinggalnya.

“Terus terang saya sangat berterimakasih kepada masyarakat. Sebab rasa kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam usaha memerangi peredaran dan penyelahgunaan narkoba di Kota Binjai, ternyata relatif masih sangat tinggi. Hal itu tentunya patut diapresiasi,” ungkap Dandim. (Ardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.