Unimed Gelar Workshop Sarjana Mengajar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Dalam rangka memenuhi kekurangan guru produktif di tingkat SMK, Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah (P2TK Dikmen) Kemdikbud bekerjasama dengan Fakultas Teknik (FT) Unimed menyelenggarakan Program Sarjana Mengajar Pemenuhan Guru Produktif SMK 2015/2016. Kedua lembaga ini menggelar workshop pembekalan peserta Program Sarjana Mengajar pada 15 sampai 20 Juni 2015 di Serbaguna Fakultas Teknik Unimed.




Dalam kegiatan ini, peserta dilatih bagaimana menyusun perangkat pembelajaran di SMK, kemudian praktik mengajar secara mandiri sesuai dengan program keahlian yang ada di SMK, menyusun dan mengembangkan alat evaluasi dan menata sistem administrasi sekolah.




Selain itu, peserta akan dilatih bagaimana merancang media pembelajara, membenahi dan menata perpustakan, menata lingkungan sekolah yang bersih, asri-sehat dan bagaimana mengembangan kegiatan ekstra kurikuler sekolah serta membangun citra SMK.

Workshop ini akan menyasar 50 orang lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari Universitas Negeri Medan yang ditugaskan sebagai guru produktif SMK di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) meliputi Aceh, Sumatera Utara dan Riau. Beberapa keahlian yang dibutuhkan antara lain: Teknik Gambar Bangunan, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Kenderaan Ringan, Busana Butik, Akuntansi, Administrasi Perkantoran dan Pemasaran.

Ada enam hasil yang diharapkan dari workshop ini, yakni (1) tersedianya peserta yang memiliki kompetensi sebagai tenaga pengajar kelompok produktif di SMK, (2) terselenggaranya kegiatan belajar mengajar (KBM) yang lebih efektif, (3) meningkatnya kualitas pembelajaran SMK, (4) Perguruan tinggi dapat menyediakan tenaga pendidik (guru) untuk mengajar sesuai dengan program keahlian selama 1 tahun di SMK yang ditunjuk, (5) adanya program pencitraan SMK, (6) berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler di SMK dan adanya program penataan lingkungan sekolah yang bersih, asri dan sehat.




Kriteria SMK yang mendapat bantuan tenaga guru Program Sarjana Mengajar adalah sekolah negeri yang masih kekurangan guru Produktif SMK (diutamakan SMK Negeri di daerah 3T) sesuai dengan basis data P2TK Dikmen Kemendikbud.

“Selain materi seputar pembelajaran di kelas, peserta juga akan diberi workshop kepemimpinan dan manajemen pendidikan, implementasi Kurikulum 2013, pelatihan sosial kemasyarakatan, kepramukaan, UKS dan P3K dan wawasan kebangsaan, bela negara, bintal dan ketahanmalangan. Seluruhnya narasumber dalam kegiatan pembekalan ini adalah tim dosen dari Universitas Negeri Medan,” pungkas Ketua Panitia Dr. Nathanael Sitanggang. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.