Harga Barang Naik, Permintaan Lesu Memasuki Puasa dan Tahun Ajaran Baru

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Pasar TImah
Medan, Jelasberita.com | Permintaan konsumen terhadap kebutuhan bahan pokok lesu memasuki puasa dan tahun ajaran baru. Meski demikian, harga-harga barang berangsur meningkat sejak pekan lalu. Para pedagang mengemukakan biasanya menjelang puasa, permintaan masyarakat meningkat. Karena bertepatannya bulan ini dengan tahun ajaran baru, sebagian besar konsumen memilih untuk mengurangi pengeluaran mereka untuk kebutuhan pokok.

“Biasanya memasuki puasa, permintaan meningkat. Tapi, tahun ini rasanya lesu sekali. Mana lagi harga-harga kebutuhan pokok naik. Banyak ibu-ibu memilih menghemat demi menutupi biaya sekolah anak memasuki tahun ajaran baru ini,” jelas Sitindaon, pedagang tradisional di Pasar Tumpah Kota Medan, Jumat (12/6).




Hal serupa pun disampaikan oleh Ucok, pedagang ikan kering di Pasar Sentral Kota Medan. Ia mengemukakan permintaan pasar lesu kendati harga ikan cenderung stabil. Bahkan, belakangan ini katanya stok ikannya sering melonjak dan terpaksa dijual dengan harga murah demi memutar kembali modalnya.

Gultom, pedagang sayuran, mengatakan, kenaikan harga-harga barang seperti tomat, cabai, dan produk pertanian lainnya disebabkan berkurangnya pasokan dari beberapa lokasi seperti dari Berastagi dan Marelan.

Harga cabai merah berkisar Rp.35 ribu, cabai hijau Rp.16 ribu, cabai rawit Rp.18  ribu. Tomat yang sebelumnya berkisar Rp.10 ribu naik menjadi Rp.15 ribu. Pasaran bawang merah pun meningkat menjadi Rp. 32 ribu. Demikian juga harga kacang hijau dan kacang tanah yang dipatok masing-masing Rp. 21 ribu dan 24 ribu, naik dari Rp.18 ribu dan Rp. 20 ribu dari pekan sebelumnya. (ti)

Leave a Reply

Your email address will not be published.