Cekcok Berujung Penganiayaan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Medan, Jelasberita.com | Afriani (36), warga Jalan Makmur, Gang Bersama, Pasar 7 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan adu mulut dengan Rina (38) tetangganya. Percekcokan itu tak pelak berujung penganiayaan, Minggu (7/6) malam.

Penganiayaan itu bermula ketika Afriani melihat pagar seng pembatas antara tanahnya dengan tetangga telah bergeser. Seng pembatas itu ternyata telah mencaplok ke wilayah tanahnya, sehingga korban menggesernya ke arah tanah pelaku. Celakanya, apa yang dilakukan korban memicu kemarahan sang tetangga. Akibatnya cekcok makin kentara.




Cepat-cepat pelaku mencabut seng pembatas itu, kemudian melemparkannya hingga mengenai wajah kiri korban dengan luka sayatan sepanjang kurang lebih dua centimeter. Melihat hal itu, suami pelaku langsung inisiatif meminta maaf kepada korban. Namun, Rina tak mau meminta maaf.

Gara-gara tak senang bersebab pelaku kukuh tak minta maaf, korban pun mengadukannya ke Polsek Percut Sei Tuan. Ditemani Anto (42), suaminya, korban berharap polisi segera memproses laporannya.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP B Luhut Sihombing membenarkan adanya laporan korban. Ia mengatakan kasus ini akan segera ditindaklanjutinya. “Kita proses dulu ya. Kita tunggu sampai datang saksinya,” pungkasnya. (Dewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.