Kepergok Curi Motor, Roni Nyaris Tewas Diamuk Massa

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Rampok di Amuk masa

Binjai, Jelasberita.com | Roni Aprianto alias Roni (21), tersangka pencuri kendaraan bermotor di Jalan Ir H Djuanda Lingkungan V Kelurahan Mencirim Kecamatan Binjai Timur, nyaris tewas diamuk massa, usai dipergoki warga mencuri sepedamotor di kawasan itu, Sabtu (30/5) malam.




Beruntung pria warga Gang Jambu Dusun Paya Bakung Diski Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang itu cepat diselamatkan polisi, dan langsung mengamankannya ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Binjai Timur.

Dalam peristiwa itu, sepedamotor yang dikendarai pelaku jenis Suzuki Satria FU BK 3386 PR, dilaporkan hangus, usai dirusak dan dibakar massa.

Informasi dihimpun wartawan dari seumlah saksi mata di lokasi kejadian, aksi pencurian sepedamotor oleh pelaku, diperkirakan terjadi sekira pukul 19.00 WIB.

Ini diketahui setelah seorang warga atas nama Rifta Dara (22), tiba-tiba berteriak histeris ketika menyadari ada orang tidak dikenal, tidak lain Roni, membawa lari sepedamotor Honda Supra X 125 BK 3040 RU, yang terparkir di halaman rumah, milik ibunya Sofiah (53).




Mendengar teriakan itu, Roni pun gugup. Spontan dia lantas berupaya melarikan diri dengan mengendarai sepedamotor menuju arah Simpang Awas Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur.

Naas, upayanya melarikan diri justru terhenti, setelah warga berhasil menangkapnya. Seketika itu, Roni pun menjadi sasaran aksi anarkis warga setempat. Bahkan sepedamotornya juga ikut dirusak dan dibakar warga.

Beruntung dia bisa selamat, setelah polisi cepat mengamankannya dari lokasi kejadian. Dengan kondisi wajah dan sekujur tubuh menderita memar dan pendarahan, Roni lantas dibawa berikut seluruh barang bukti menuju Mapolsek Binjai Timur.

Di hadapan polisi, pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu mengaku tidak sendiri saat beraksi. Sebab pencurian itu justru dilakukan bersama dua rekannya, yakni pria berinisial S dan T, yang diketahui melarikan diri setelah luput dari kejaran warga..

Diakuinya pula, aksi pencurian sepedamotor sudah tiga kali dilakukannya di Kota Binjai. Lokasinya itu antara lain, di Lapangan Merdeka Kota Binjai, di Kelurahan Rambung Dalam, dan di Kelurahan Mencirim.

Menurut Roni, setiap kali sukses beraksi, sepedamotor hasil curian selalu dijual kepada kenalan mereka berinisial Z, warga Diski, seharga Rp 1,3 juta per unit. Dimana, uang hasil penjualan sepedamotor curian itu selalu dibagi rata.

Kapolres Binjai AKBP Mulya Hakim Solichin, didampingi Kapolsek Binjai Timur AKP Ngemat Surbakti, dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolsek Binjai Timur, mengaku pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Sementara ini, tersangka masih diperiksa oleh anggota. Kasusnya pun masih akan kita dalami lagi. Selain untuk menangkap dua pelaku yang kabur, kita juga ingin mengungkap kemungkinan sindikat di dalamnya,” ujar Kapolres. (Ardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.